September 10, 2018

Workshop Membuat Bullet Journal Bersama Standard Pen

Bolpoin atau pulpen sepertinya bukan barang yang asing bagi semua orang. Dari kecil kita sudah terbiasa memakainya untuk menulis. Walaupun jaman sudah serba digital, termasuk dalam media menulis. Tapi sepertinya pulpen masih belum tergantikan. Apa merk bolpoin favorit kalian? Pasti jawaban terbanyak adalah Standard Pen.

Standard Pen adalah salah satu merk ballpaint yang sudah dikenal cukup lama. Kurang lebih sudah dua dekade Standard hadir di Indonesia. Kualitasnya yang sangat bagus menjadikannya salah satu ballpoint yang paling banyak digemari. Salah satu keunggulannya adalah penggunaan oil gel atau tinta pekat yang membuat ballpoint Standard sangat nyaman saat digunakan. Dulu ada yang sering dimarahi orang tua karena saku bajunya kotor terkena ceceran tinta pulpen? Kalau pakainya Standard Pen,hal ini pasti tidak akan pernah terjadi.


Kreatif  Pasti Sukses

Di era millenials seperti sekarang ini, salah satu kunci sukses adalah kreatif. Karena saat ini persaingan di dalam bidang apapun sangat ketat. Siapa saja yang punya kreativitas tinggi pasti akan memenangkan persaingan tersebut. Untuk mengajak remaja lebih kreatif, Standard Pen mengadakan acara Kreatif Pasti Sukses yang digelar pada tanggal 8 dan 9 Agustus 2018 bertempat di Jogja City Mall.



Kreatif Pasti Sukses ini diisi dengan berbagai acara seru dan juga workshop membuat berbagai jenis kerajinan atau kreativitas yang alat utamanya adalah bolpoin atau alat warna seperti membuat kaligrafi, sketsa, bullet journal,doodle, dan teknik sgrafito. Workshop ini diberikan secara gratis untuk peserta yang sudah mendaftar terlebih dahulu. Selain itu juga ada banyak hasil karya seni yang dipajang di atrium Jogja City Mall selama acara berlangsung.

photo by: Ardian Kusuma (bookpacker.com)

Puncak dari acara Kreatif Pasti Sukses ini diisi dengan talkshow bersama Maudy Ayunda dan CEO PT. Standardpen Industries Megusdyan Susanto. Maudy merupakan salah satu remaja Indonesia yang kreatif dan berprestasi lulusan Oxford University.


Workshop membuat bullet journal

Bersama dengan beberapa teman Blogger dari Jogja, saya berkesempatan mengikuti workshop membuat bullet journal. Ada yang sudah tahu atau bahkan sudah sering membuat bullet journal? Bahasa sederhana bullet journal itu adalah buku catatan yang kita buat sekreatif mungkin dengan berbagai tambahan seperti gambar, foto, sticky note atau catatan-catatan yang menarik.

photo by: Ardian Kusuma (bookpacker.com)

Bullet journal dibuat untuk membantu kita mengingat apa yang pernah terjadi pada masa lalu, mencatat apa yang terjadi saat ini atau merencanakan apa yang bakal kita lakukan. Untuk orang yang ingatannya cukup pendek, benda yang satu ini memang cukup berguna. Bullet journal pertama kali diperkenalkan oleh seorang desainer asal New York yang bernama Ryder Carrol. Sejak kecil dia mengalami gangguan belajar sehingga tidak mudah untuk fokus saat mengerjakan sesuatu.



Bahan utama yang dibutuhkan untuk membuat bullet journal adalah buku dan alat tulis. Untuk membuatnya lebih menarik kita juga bisa menyiapkan bolpoin warna, kertas warna-warni, gunting,lem, dan pita. Lembar demi lembar yang ada di buku tulis tersebut bisa dikreasikan sedemikian rupa sesusai kemampuan kita. Untuk yang pintar menggambar mungkin bisa digambari agar nantinya catatan yang ada di dalamnya bisa lebih menarik. Karena saya tidak bisa menggambar, saya lebih memilih menghiasi bullet journal saya dengan hiasan berbagai kertas agar terlihat lebih cantik.

Gampang kan bikin bullet journal??



2 comments:

  1. Sebenarnya pengin lihat Maudy Ayunda juga sih. Suka dengan suaranya yang renyah kalau menyanyi khas remaja. Sayang harus ke luar kota.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama, tapi kebetulan ada acara lagi sampai malam.

      Delete

Follow me @novaaristianto