February 15, 2020

,
Sampai saat ini,  Sate Ratu masih jadi salah satu sate terfavorit buat saya di Jogja. Rasanya yang lezat dengan bumbu yang pas membuat lidah saya ga pernah bosan untuk menyantapnya.

Sate merah dan lilit basah


Bahkan jika ada teman atau saudara yang datang ke Jogja, Sate Ratu pasti selalu jadi urutan teratas kuliner yang wajib dicoba. Yakin ga mau ikutan coba juga kalau wisata kuliner di Jogja? Sampai sekarang Sate Ratu sudah dikunjungi oleh orang dari 84 negara loh.



Baca juga: Sate Ratu, Kelezatannya Sudah Dicicipi oleh orang dari 67 negara

Sate Ratu tidak punya terlalu banyak menu. Jadi rasanya benar-benar tetap terjaga dan konsisten. Sebelumnya hanya ada sate merah, lilit basah, dan ceker tugel. Yang kebetulan semuanya punya rasa yang sedikit pedas. Buat yang tidak suka pedas seperti saya, memang sedikit butuh perjuangan dan sensasi buat menyantapnya. Semacam ada rasa bersalah tapi tetap lanjut untuk menyantapnya karena rasa yang enak.

Tapi ada kabar gembira yang ga suka pedas tapi tetap ingin menikmati kelezatan Sate Ratu. Ada menu baru bernama Sate Kanak yang bisa dicoba. Menu ini baru diperkenalkan di Sate Ratu bulan Januari 2020 lalu.

Sate kanak


Yang lebih spesial lagi, Sate Kanak dari Sate Ratu ini merupakan juara 1 untuk kategori sate dalam kompetisi "Ngulik Rasa"  yang diselenggarakan oleh Unilever Food Solutions pada November 2019 silam. Ga tanggung-tanggung, Sate Kanak berhasil mengalahkan ribuan peserta lain dari seluruh Indonesia.

Yang khas dari Sate Ratu adalah potongan daging besar namun dengan tekstur yang cukup empuk sehingga tetap mudah saat digigit. Rahasianya ada pada proses pembakarannya yang pas sehingga dagingnya tetap matang dengan baik sampai ke dalam.

Foto oleh Makvee


Yang membedakan Sate Kanak dengan Sate Merah ada pada bumbunya. Bumbu Sate Kanak dibuat dengan racikan bumbu khas Sate Ratu namun ditambah dengan gula jawa, kecap manis bango, dan aroma jeruk limau. Rasanya rempahnya tetap terasa kuat.

Tips untuk menyantap Sate Kanak agar terasa lebih nikmat adalah menyantapnya segera setelah disajikan saat masih dalam keadaan panas. Ditambah dengan nasi putih yang juga masih panas, dijamin rasanya pasti lebih mantap.




SATE RATU

  • JOGJA PARADISE FOODCOURT: Jalan Magelang KM 6 Kutu Tegal, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta. 
  • Jam operasional: pukul 11.00 - 21.00







February 5, 2020

,
Setiap orang tua pasti pengen pendidikan yang terbaik bagi anaknya. Tujuannya tentu saja adalah untuk bekal masa depan sang anak kelak. Apalagi menghadapi pergaulan dunia yang saat ini seperti sudah tanpa batas. orang dari berbagai belahan dunia manapun saat ini bisa saling bertemu dengan sangat mudah.

Walaupun saya belum punya anak saat ini, tapi sudah sering kepikiran sekolah seperti apa yang bakal saya pilih jika kelak punya anak. Maunya sih sekolah yang tidak hanya berkutat dengan hafal menghafal tentang pelajaran saja, tetapi juga sekolah yang bisa memfasilitasi dan menumbuhkan bakat serta minat sang anak. Lewat sekolah sang anak juga bisa menguasai bahasa asing terutama bahasa Inggris agar bisa masuk dalam persaingan global.

Yang tidak kalah penting adalah sekolah yang bisa mengajarkan anak menjadi seorang yang berpemikiran terbuka dan kritis serta bisa menerima atau menghargai perbedaan. Karena seperti yang kita ketahui akhir-akhir ini di Indonesia, perbedaan mulai menjadi sedikit masalah dan sumber perpecahan bagi sebagian orang. Entah itu perbedaan agama, suku, ras, maupun golongan. Jadi memilih sekolah yang tepat adalah kuncinya.

Di Jogja tentu saja tidak terlalu sulit untuk memilih sekolah yang bagus. Berbagai jenis sekolah bisa kita temukan di Jogja. Salah satunya adalah Yogyakarta Independent School yang sepertinya akan menjadi sekolah buat anak-anak saya kelak.

Kenapa Yogyakarta Independent School?

Mungkin banyak yang belum tahu kalau Yogyakarta Independent School atau yang biasa dikenal dengan sebutan YIS  yang terletak di Jalan Tegal Melati No. 1 Jombor Lor, Sinduadi, Mlati, Sleman ini sudah berusia 30 tahun saat ini. Yogyakarta Independent School dulu dengan nama Yogyakarta International School.

Foto dokumen YIS


Yang juga perlu diketahui, YIS merupakan satu-satunya sekolah internasional di Yogyakarta yang menggunakan kurikulum International Baccalaureate (IB) dan sudah diakui statusnya oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Selain itu Yogyakarta Independent School juga tergabung dengan East Asia Regional Council of Overseas Schools (EARCOS).

Foto dokumen YIS


Apa itu International Baccalaurete (IB)?

IB merupakan kurikulum yang berasal dari Swiss yang khusus ditujukan untuk anak-anak dari usia 3-18 tahun. Mulai dari PAUD/TK sampai dengan SMA. Ada 3 jenis program IB yang ditawarkan YIS:

  1. IB Primary Years Programme (PYP) untuk anak usia 3 sampai 12 tahun atau setara TK dan SD
  2. IB Middle Years Programme (MYP) untuk anak usia 11 sampai 14 tahun atau setara SMP
  3. IB Diploma Programme (DP) untuk anak usia 15-18 tahun atau setara SMA

Sebagai sekolah IB di Yogyakarta, bahasa pengantar yang digunakan di YIS tentu saja adalah bahasa Inggris. 40 % murid yang ada di YIS merupakan warga negara asing yang saat ini tinggal di Yogyakarta. Begitu juga dengan tenaga pengajar atau gurunya. Sebagian merupakan guru yang berasal dari luar negeri.  Kurikulum IB ini juga sudah banyak digunakan oleh banyak sekolah di luar negeri terutama di Eropa dan Amerika. 

Setidaknya ada lebih dari 5.000 sekolah diseluruh dunia yang sudah menggunakan kurikulum IB. Sedangkan sertifikat dari IB Diploma Programme (DP) juga sudah diakui oleh ribuan universitas yang ada di dunia. Jadi kalau nanti anak kita akan melanjutkan kuliah di luar negeri prosesnya akan lebih mudah.

Kurikulum IB tidak hanya berkutat dengan pelajaran sains, matematika, atau bahasa saja. Tetapi dengan kurikulum IB Ini para siswa akan diajak berekplorasi tentang banyak hal seperti kreatifitas sehingga setiap anak bisa menemukan bakat dan minat agar bisa lebih difokuskan. Karena setiap anak pasti punya bakat dan minat yang berbeda-beda. Setiap anak juga diajarkan untuk menghargai perbedaan dan mendukung kemampuan teman-temannya. Seperti Visi dan Misi YIS berpusat pada perkembangan para pelajar yang terlibat aktif dengan dunia disekitar mereka.

Foto dokumen YIS


Tapi walaupun YIS menggunakan kurikulum internasional, namun Yogyakarta Independent School juga mengintegrasikannya dengan kurikulum nasional sesuai dengan lisensi yang diberikan oleh Kemendikbud. Khusus bagi siswa yang berkewarganegaran Indonesia akan tetap mendapatkan pelajaran tambahan seperti agama dan PPKN serta mengikuti Ujian Nasional layaknya sekolah umum lain yang ada di Indonesia.

Fasilitas dan kelebihan YIS

Yogyakarta Independent School menempati lahan kurang lebih 6.5 hektar yang didominasi oleh lahan terbuka hijau. Mulai dari gerbang masuk kita akan disambut dengan pepohonan hijau dan danau atau kolam buatan yang ada di depan pagar. Yang paling mencolok adalah lapangan sepak bolanya yang terlihat hijau dan cantik. Lapangan sepak bola ini mempunyai ukuran sesuai standar internasional dan sering digunakan sebagai tempat latihan team sepak bola yang ada di Jogja. Pada saat saya berkunjung ke sini kebetulan sedang ada pertandingan persahabatan antara siswa-siswi YIS dengan SSB Real Madrid dan SSB Alaska Putri.

Foto dokumen YIS


Foto Dokumen YIS


Selain lapangan sepak bola, YIS juga mempunyai lapangan hockey dan basket. Ketiga olah raga tersebut merupakan beberapa pilihan ekstra kurikuler yang bisa diikuti siswa Yogyakarta Independent School. Selain itu masih ada pilihan ekstra kurikuler lain seperti klub musik, taekwondo, robotic, panahan tradisional, dan seni rupa.



Konsep ruangan dan kelas yang ada di YIS menurut saya sangat menyenangkan. Kelas dibuat dengan jendela-jendela besar sehingga murid bisa menikmati pemandangan disekitarnya saat mulai bosan mengikuti pelajaran. Kalau cuaca sedang cerah, Gunung Merapi bisa terlihat cukup jelas dari gedung  lantai dua sebelah utara. Sementara di lantai bawah konsepnya juga cukup terbuka sehingga udara segar bisa dengan mudah masuk. YIS juga punya kebun dan kolam ikan yang juga digunakan sebagai sarana untuk tambahan pelajaran.

Foto dokumen YIS


Cara mendaftar ke YIS

Tertarik untuk mendaftarkan anaknya ke Yogyakarta Independent School. Caranya cukup mudah. Tinggal kunjungi saja kampus Yogyakarta Independent School yang berada tidak jauh dari Monumen Jogja Kembali.

Cara kedua adalah dengan mengunduh formulir melalui link : "student enrollment admissions" kemudian dikirim melalui email ke: info@yis-edu.org. Untuk infromasi lebih jelasnya bisa menghubungi no telp:  082241044242/(0274) 5305147/5305148.












Follow me @novaaristianto